Blog
Pemuridan Mendalam pada Era Digital: Memikirkan Ulang Gereja, Pelayanan, dan Kehidupan Bersama di Dunia Daring
Revolusi pada hakikatnya bersifat merusak dan mengguncang. Revolusi meruntuhkan hal-hal lama lalu mendirikan lembaga dan jaringan baru sebagai gantinya. Revolusi membawa konflik. Revolusi menginjak-injak hal-hal yang dahulu dianggap sakral dan mengangkat gambar serta ikon baru sebagai objek penghormatan publik. Revolusi dapat membawa kelegaan sekaligus bencana. Namun, yang terutama, revolusi mengubah keadaan.
Orang Kristen dan Generasi Penerus
Pada April 1942, Westminster Theological Seminary menyelenggarakan "The Christian World Order Conference", hanya beberapa bulan setelah Amerika Serikat secara resmi memasuki Perang Dunia II. Saat itu, dunia berada dalam masa yang penuh ketidakpastian. Tujuan konferensi tersebut adalah menunjukkan perbedaan antara pandangan dunia yang alkitabiah dan fasisme, komunisme, serta nasionalisme yang telah berakar di Eropa, Asia, dan wilayah lainnya.
Kemuliaan Allah, Keunggulan Kita
Jika hati Anda dipenuhi dengan kekaguman yang mendalam terhadap kemuliaan Allah, maka tidak akan ada ruang bagi pelayanan pastoral yang disiapkan seadanya, disampaikan secara kurang baik, dan dijalankan dengan mutu yang biasa-biasa saja. Kita semua seharusnya terkejut melihat tingkat kebiasa-biasaan yang kita toleransikan dalam kehidupan dan pelayanan gereja lokal.
Keunggulan Itu Menarik
Ada sesuatu yang sangat memuaskan dalam melakukan segala sesuatu dengan keunggulan. Lagi pula, kita diciptakan menurut gambar Allah. Tidak ada yang Allah lakukan yang biasa-biasa saja. Allah melakukan segala sesuatu dengan keunggulan; itu adalah sifat-Nya.
Doktrin: Tujuan Gereja yang Terlupakan
Saya masih mengingat saat mendengarkan sebuah siaran radio Kristen, ketika seorang penelepon mengajukan pertanyaan, "Apa yang seharusnya saya cari dalam sebuah gereja?" Sang pembawa acara menjawab, "Hal yang paling saya cari adalah persekutuan. Itu yang paling penting ketika memilih gereja."
Persekutuan memang bisa menjadi salah satu ciri yang baik dalam sebuah gereja, tetapi itu bukan jawaban yang tepat.
Apakah yang Dimaksud dengan Melayani Tuhan (Ulangan 10:8)?
Dalam konteks Israel kuno, melayani Tuhan adalah tugas khusus yang diberikan Allah kepada suku Lewi: "Ketika itu, TUHAN menunjuk suku Lewi untuk mengangkut Tabut Perjanjian TUHAN, untuk berada di hadapan TUHAN dan mereka memberkati jemaat dalam nama-Nya sampai sekarang" (Ulangan 10:8, AYT).
Melayani Yesus: Usaha Kita atau Usaha-Nya?
Saya sering bergumul untuk memahami sejauh mana sesuatu merupakan bagian dari kedaulatan Allah, dan sejauh mana itu menjadi tanggung jawab saya secara pribadi.
Apakah Gereja itu? Peran dan Tujuannya Menurut Alkitab
Kata "gereja" berasal dari istilah Yunani ekklesia, yang dalam Perjanjian Baru digunakan untuk merujuk pada komunitas orang-orang yang percaya kepada Yesus Kristus. Secara harfiah, ekklesia berarti "perkumpulan," "jemaat," atau "pertemuan." Istilah serupa juga muncul dalam Perjanjian Lama, digunakan untuk menggambarkan pengalaman seperti "hari pertemuan," "jemaat Tuhan," atau "pertemuan di hadapan Tuhan."

